Postingan

Menampilkan postingan dengan label friends

Pengalaman Lomba ASNC 2013

Gambar
Di daftar Resolusi Semester Baru (?) yang saya bikin, ada satu baris yang bunyinya "coba ikut lomba". Sebenernya cuma iseng aja nulis gitu, tapi nggak nyangka ternyata jadinya bakal saya ceklis juga, haha. Jadi, suatu hari ada seseorang yang kirim pesan lewat Facebook. Isinya tentang undangan lomba bahasa Inggris bertajuk "Annual SAEED National Competition" di UIN Sunan Gunung Djati. Awalnya saya males ikut--karena ngerasa nggak pede dan masih semester dua  ingusan. Tapi begitu lihat tag line -nya... hmm,  maybe it's worth trying . ASNC 2013 More experienced we are, more expert we will be. Iya ya. Bener juga. Nggak perlu takut salah, nggak perlu menang untuk dapat sebuah ilmu dan pengalaman berharga. Belum lagi saya dapat persuasi yang cukup ampuh dari teman saya. "Makanya ikut lomba, Ver. Biar gak kalah sama anaknya pak dosen yang masih 5 tahun tapi pronounciation -nya lebih bagus daripada kita. Gak usah takut karena gak bisa. Practice makes ...

For those who wonder what would a so-called "college life" be.

Gambar
Ternyata apa yang si abeh bilang bener; kuliah itu nggak kerasa. Tau-tau satu semester berlalu. Segala rintangan di belankang berhasil dilewati dengan susah payah dan berbuah hasil yang cukup melegakan. Yah, meski nggak full enam bulan, satu semester ini rasanya waktu yang lamaaa banget. Mungkin karena lingkungannya benar-benar baru. Tinggal di kota kecil bernama Jatinangor, not quite all alone tapi tetep aja jauh dari keluarga. Bisa dibilang, semester pertama ini semester adaptasi . Semua serba baru. Lingkungan, teman, tetangga, pengajar, cuaca, tempat tinggal, pokoknya semuanya. Waktu masih kelas XII dulu, masih susah buat membayangkan gimana rasanya jadi mahasiswa. Saya tau kalau yang saya bayangkan nggak semuanya akan sesuai ekspektasi. Ada yang lebih baik, ada yang lebih buruk. Katanya, jadi mahasiswa itu... "Enak, boleh pake baju bebas. Nggak monoton kayak di sekolah karena semua seragam." college's next top modol Iya sih, bisa sedikit bergaya. Tapi bag...

Extreme Monday @Trans Studio Bandung!

Gambar
Last Monday was a perfect time to go there, really! No schoolkids since their holiday ended a week ago, so we could ride the vehicles as soon as we entered the line! I went there with my college friends; Bunga, Nurin, Hida, and Syifa. We chose Monday because it's not as expensive as in weekend. It's 150k IDR with addition 10k for the TSB card (you can use your Mega Cash/TSM card anyway). Then I added 40k more for the pin money--to buy 31k SMALL portion lunch. I swore to myself that I had to ride ALL the vehicles, including the extreme ones so I just happily set my foot in the line kekeke. Aaaaand here's my opinion for the so-called largest indoor theme park in Indonesia! Studio Central: 1. Yamaha Racing Coaster -- I could hardly remember, it happened so fast. I saw clear sky, and later, stars. Heuheu. 2. Vertigo -- I was... disoriented. I didn't know where I was, was it up or down or was I really flying...? Most extreme vehicle beside YRC. 3. Trans Car...

Thank God I've found them.

Gambar
Tipikal seorang maba, dulu saya masih overly-attached sama kehidupan SMA. Baik sama suasana belajarnya, gurunya, apalagi sama temen-temennya. Ngampus pun berasa nggak betah. Saya masih syok sama dosen-dosennya. Pace kuliah yang nyantai tapi ngebut. Bareng temen-temen yang saya kira temen tapi ternyata cuma temen. Haha. SMA memang masa-masa paling indah.... Hati saya pun masih tertinggal di sana. Sampai akhirnya, saya jadi sering ngumpul bareng kalian; orang-orang kurang waras. Yang kalo ngumpul kerjaannya rurusuhan makan--lengkap dengan tim piring sapu bersih, foto-foto dengan pose jaman friendster, ngobrol pake bahasa yang bikin orang-orang lebih percaya kalau kita anak Sasun ketimbang Sasing, sampe ngomongin rating NC-17 tanpa sensor. Entah apa yang menyatukan kita. Sekelas pun enggak. Tapi ya kalo namanya udah jodoh, udah klop, mau misah segimana jauhnya pun, tetep bakal nyatu lagi, iya kan? Makanya. Saya kangen kalian. Selalu, malah. Kalian lah yang bikin saya pen...